September 18, 2013

Krisis Mata Uang Rupiah 2013: Penyebab dan Dampaknya

Sejak Juni 2013, nilai tukar Rupiah cenderung melemah. Hal yang sama juga dialami oleh mata uang beberapa negara emerging markets (negara berkembang yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi dengan cepat) lainnya. Selama Juni-Agustus 2013, nilai tukar Lira Turki jatuh sebesar 10 persen; nilai tukar Rupee India jatuh sebesar 20 persen; dan nilai tukar Rupiah serta Real Brazil jatuh sekitar 15 persen.[1] Trend melemahnya nilai tukar mata uang beberapa negara emerging markets selama Juni-Agustus 2013 bisa dilihat dalam grafik di bawah ini:

September 16, 2013

Enam Negara dengan Ekonomi Terbesar di Dunia

Berdasarkan data Bank Dunia tentang Pendapatan Domestik Bruto (Gross Domestic Product atau GDP) menurut pengeluaran (konstan 2000 US$) pada 2012, Amerika Serikat (AS) adalah negara dengan GDP tertinggi sebesar US$13,5 triliun. Ia diikuti secara berturut-turut oleh Jepang dengan GDP US$4,7 triliun; Cina dengan GDP US$4,5 triliun; Jerman dengan GDP US$3,1 triliun; Inggris dengan GDP US$2,4 triliun, dan Perancis dengan GDP US$2,3 triliun. Perkembangan PDB mereka selama periode 2000-2012 dapat dilihat dalam grafik di bawah ini: